Cara kerja EduSeka
EduSeka jadi perantara (middleman) antara pembeli dan penjual jasa. Uang pembeli kami tahan dulu, dan baru diteruskan ke penjual setelah pekerjaan diterima.
1. Chat dan negosiasi
Pembeli membuka ruang chat dari halaman jasa. Kedua pihak menyepakati detail: apa yang dikerjakan, deadline, dan jumlah revisi.
2. Penjual kirim penawaran
Setelah sepakat, penjual mengirim penawaran resmi berisi harga, rincian pekerjaan, deadline, dan kuota revisi.
3. Pembeli menerima penawaran
Penawaran yang diterima otomatis jadi order dengan status menunggu pembayaran.
4. Pembayaran lewat Pakasir
Pembeli membayar melalui payment gateway Pakasir (QRIS, e-wallet, transfer bank). Pembayaran diverifikasi langsung ke server Pakasir.
5. Dana ditahan EduSeka
Status order jadi "Dana Ditahan". Penjual aman mengerjakan karena uang sudah masuk, pembeli aman karena uang belum diteruskan.
6. Penjual kirim hasil
Penjual mengunggah catatan dan link hasil pekerjaan. Status berubah jadi menunggu konfirmasi.
7. Pembeli konfirmasi, dana cair
Kalau hasilnya sesuai, pembeli klik konfirmasi. Dana masuk ke saldo penjual setelah dipotong fee platform.
8. Ada masalah? Buka sengketa
Kalau hasil tidak sesuai dan tidak ketemu solusi, salah satu pihak membuka sengketa. Dana tetap dibekukan sampai admin memutuskan.
Biaya dan pembagian dana
EduSeka mengambil 15.0% dari setiap order yang selesai. Tidak ada biaya pasang jasa dan tidak ada biaya bulanan. Contoh untuk order Rp200.000:
| Pembeli bayar | Rp200.000 |
| Fee platform (15.0%) | -Rp30.000 |
| Masuk saldo penjual | Rp170.000 |
Penjual bisa menarik saldo ke rekening bank atau e-wallet kapan saja setelah memenuhi minimum penarikan.
Aturan penting
- β’ Semua pembayaran wajib lewat EduSeka. Transaksi di luar platform tidak dilindungi escrow.
- β’ Jangan bagikan data pribadi sensitif di chat.
- β’ Penjual dilarang menjanjikan hasil yang melanggar aturan sekolah atau kampus.
- β’ Akun yang menipu atau memaksa transaksi di luar platform akan diblokir.